7 Ciri-Ciri Penyakit Angin Duduk | KENALI SEJAK DINI!

Ciri-Ciri Penyakit Angin Duduk

≈BARU!!!≈

BELI 3 BOTOL QNC JELLY GAMAT, GRATIS 1 BOTOL JELLY GAMAT RASA JERUK

*BERLAKU UNTUK KELIPATANNYA, DI BAWAH 10 BOTOL

PROMO TERBATAS LHO!

Ciri-Ciri Penyakit Angin Duduk

Memahami tentang Ciri-Ciri Penyakit Angin Duduk bertujuan untuk mengantisipasi kasus masuk angin pembawa maut ini. Mungkin anggapan sebagian orang masih simpang siur tentang penyakit angin duduk, guna memahami seluk beluknya maka ikuti ulasan secara lengkap DI SINI.

Ciri-Ciri Penyakit Angin Duduk

Angin duduk atau bahasa medis menamakannya dengan angina merupakan kondisi abnormal pada jantung dimana otot-otot organ jantung kurang mendapatkan suplai darah dan oksigen optimal. Mengapa peredaran darah terhalang? Karena pembuluh darah mengeras / menyempit seiring waktu.

Orang yang berisiko maupun faktor yang mampu memperbesar serangan angin duduk meliputi:

  • Perokok
  • Usia lanjut memaksa jaringan pembuluh semakin mengendur elastisitasnya alias mulai kehilangan kelenturan terlebih bagi wanita 55 tahun sementara pria 45 tahun
  • Tekanan darah tinggi
  • Sindrom metabolik
  • Diabetes, pasalnya glukosa bisa merusak dinding arteri
  • Genetik (riwayat keluarga)
  • Stres
  • Kolesterol tinggi
  • Minim istirahat
  • Infeksi pembuluh darah
  • Kegemukan
  • Jarang berolahraga

Penyebab angin duduk tergolong menjadi 3 jenis berdasarkan atas penyempitan tersebut:

  • Angina prinzmetal atau nama lainnya angin duduk varian: Akibat spasme, arteri jantung menyusut sebentar sehingga terasa nyeri.
  • Angin duduk stabil, sirkulasi darah tidak lancar sesudah pembuluh koroner terdapat penipisan.
  • Angin duduk tidak stabil, darah menuju jantung terbatasi oleh pembekuan darah juga timbunan lemak.

Angina memang dapat dicegah melalui pola hidup sehat seperti:

  • Menghentikan merokok bukan tidak beralasan, beberapa zat yang terkandung menambah tensi darah dan menghalangi fungsi arteri.
  • Pelihara berat badan tetap proporsional. Mengingat jantung cenderung memompa keras darah disebabkan sukar dalam mengedarkannya.
  • Olahraga teratur, tidak harus dituntut yang berat. Berjalan santai, jogging, bersepeda, renang boleh dicoba.
  • Jauhi makanan berbahaya bagi jantung khususnya lemak jenuh karena mengendap di arteri dan jenis asupan terlalu banyak garam. Berapa takaran garam yang dianjurkan? 1 sendok teh per hari.
  • Menyingkirkan minuman beralkohol sebab terdapat kalori tinggi.
  • Sajikan makanan sehat sebagai penunjang kaya serat yaitu biji utuh, buah dan sayuran.
  • Beri makanan tanpa lemak jenuh membantu turunkan penyumbatan pembuluh darah semisal tahu, buah alpukat, ikan tuna, kacang almond, minyak zaitun, salmon.

Jangan sepelekan setiap keluhan anda! Waspada serta kenali Gejala-Gejala Berikut:

  • Keluar keringat berlebihan
  • Pusing
  • Mual
  • Nyeri dada kadang menyebar ke leher, punggung, lengan kiri, rahang
  • Gelisah
  • Sesak nafas
  • Tubuh lesu

 

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *